Gerakan Nasional “Buruh Sekolah dan Buruh Sarjana” Resmi Diluncurkan di Puncak Milad ke-21 SP TKBM Indonesia

Beranda, Berita, Nasional1809 Dilihat

Gerakan Nasional “Buruh Sekolah dan Buruh Sarjana” Resmi Diluncurkan di Puncak Milad ke-21 SP TKBM Indonesia

foto dok : Penandatangan kerjasama Program Buruh Sarjana

Transformasi SDM Pelabuhan Dimulai dari Pendidikan, Untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

 

Jakarta, 28 Mei 2025, TKBM News — Dalam momentum bersejarah peringatan Milad ke-21 Serikat Pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (SP TKBM) Indonesia, sebuah tonggak penting dicanangkan: Gerakan Nasional “Buruh Sekolah dan Buruh Sarjana” secara resmi diluncurkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Subhan Hadil, yang juga menjabat sebagai Koordinator Aliansi Nasional Buruh Pelabuhan Indonesia.

Peluncuran gerakan ini berlangsung dalam suasana meriah dan penuh semangat, bersamaan dengan Seminar Nasional Buruh Pelabuhan yang menjadi bagian dari rangkaian acara puncak milad di Jakarta.

Pendidikan untuk Semua, dari Dermaga hingga Gelar Sarjana

Program Buruh Sekolah ditujukan bagi pekerja pelabuhan yang belum menyelesaikan pendidikan dasar maupun menengah — baik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), supir truk, pekerja lainnya, anggota keluarga, serta masyarakat di sekitar pelabuhan.

Program ini dijalankan melalui pendidikan kesetaraan Kejar Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) bekerja sama dengan PKBM-PKBM resmi yang telah memiliki izin dari dinas pendidikan serta rekam jejak kredibel.

Sementara itu, Program Buruh Sarjana ditujukan untuk buruh yang sudah menyelesaikan pendidikan menengah dan ingin melanjutkan ke jenjang Strata Satu (S1). Untuk tahap awal, SP TKBM Indonesia telah menandatangani kerja sama resmi dengan Perguruan Tinggi Dakwah Islam Indonesia (PTDII), yang membuka dua fakultas untuk buruh:

  • Fakultas Hukum Ekonomi Islam
  • Fakultas Komunikasi Islam

Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia Subhan Hadil,  menyampaikan bahwa ke depan, pihaknya akan terus membuka kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi lain di daerah-daerah pelabuhan seluruh Indonesia.

“Kami ingin semua buruh, termasuk TKBM, Supir truk, Pekerja Pelabuhan beserta keluarga dan Masyarakat  bisa sekolah kembali, bahkan meraih gelar sarjana. Ini adalah jalan keadilan sosial dan kemandirian bangsa dari sektor akar rumput,” tegas Subhan Hadil dalam pidatonya.

Sinergi Bersama untuk SDM Unggul Pelabuhan

Program ini lahir dari kesadaran bahwa salah satu akar persoalan di sektor pelabuhan adalah ketimpangan kualitas SDM antara petugas lapangan (garda terdepan) dan staf kantor. Selama ini, hanya sebagian kecil pegawai administrasi yang memiliki sertifikasi dan pendidikan memadai, sementara buruh dan sopir truk nyaris tidak terjamah program peningkatan kapasitas berkelanjutan.

Baca Juga  SEMINAR NASIONAL MENUJU ERA INDONESIA EMAS.

Melalui gerakan ini, SP TKBM Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan — BUMN, BUMD, Swasta Nasional, pengusaha logistik, pemerintah pusat dan daerah, hingga kampus serta lembaga yang peduli pendidikan — untuk bersama-sama mendorong revolusi SDM pelabuhan melalui jalur pendidikan.

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan