Sertifikasi Buruh Pelabuhan Indonesia: Meningkatkan Profesionalisme melalui Badan Diklat TKBM Indonesia

Sertifikasi Buruh Pelabuhan Indonesia :

Meningkatkan Profesionalisme melalui Badan Diklat TKBM Indonesia

Foto : Cawapres Mas Gibran Rakabuming Raka bersama Subhan H Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia – menerima Deklarasi Aliansi Buruh Pelabuhan Indonesia dan Memberi atensi Dukungan untuk Sertifikasi Buruh Pelabuhan

 

Indonesia, 8 Juli 2024 – Sertifikasi buruh pelabuhan menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme di sektor bongkar muat Indonesia. Badan Diklat TKBM Indonesia, lembaga pendidikan dan pelatihan terkemuka di bidang ini, memainkan peran penting dalam menyediakan pelatihan berkualitas untuk para pekerja pelabuhan.

Peningkatan Kualitas Kerja

Menurut data riset dan kajian terbaru, sertifikasi yang kelak dikeluarkan oleh Badan Diklat TKBM Indonesia mampu meningkatkan kualitas kerja buruh pelabuhan secara signifikan. “Dengan adanya sertifikasi ini, kami berupaya memastikan bahwa setiap pekerja memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai,” ujar Direktur Badan Diklat TKBM Indonesia. Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek seperti keselamatan kerja, teknik bongkar muat yang efisien, dan manajemen logistik.

Keselamatan Kerja Meningkat

Hasil positif berikutnya adalah peningkatan dalam hal keselamatan kerja. Berdasarkan laporan yang diterima, angka kecelakaan kerja di pelabuhan yang pekerjanya kelak mengikuti sertifikasi dari Badan Diklat TKBM Indonesia maka akan menurun drastis. “Keselamatan adalah prioritas utama kami. Dengan pelatihan yang kami berikan, kami yakin akan mampu menurunkan risiko kecelakaan kerja di pelabuhan,” tambah Andris Junus selaku Direktur Badan Diklat TKBM Indonesia .

foto Bersama DPP APBMI dan Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia bersama Stafsus Menteri Perhubungan
foto Bersama DPP APBMI dan Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia bersama Stafsus Menteri Perhubungan dalam Rangka Percepatan Pelaksanaan Sertifikasi Buruh Pelabuhan.

 

Pengakuan Internasional

Tidak hanya di dalam negeri, sertifikasi buruh pelabuhan dari Badan Diklat TKBM Indonesia juga akan mendapat pengakuan internasional. Pada sebuah konferensi pelabuhan yang diadakan di Singapura maupun eropa, beberapa perusahaan logistik multinasional telah menyatakan minat mereka untuk bekerja sama dan merekrut buruh pelabuhan bersertifikasi dari Indonesia. “Ini adalah bukti bahwa pelatihan dan sertifikasi kami memenuhi standar internasional,” jelas Andris Junus  Sekjen PP SP TKBM Indonesia yang juga selaku Direktur Pendidikan dan Pelatihan  Pekerja Bongkar Muat Indonesia.

Baca Juga  Pelabuhan, Buruh, dan Presiden: Pilar Perekonomian dan Peran Penting dalam Pembangunan Nasional

Badan Diklat TKBM Indonesia terus berupaya menyiap[kan dan meningkatkan program pendidikan dan pelatihan mereka. Dengan komitmen yang tinggi, diharapkan buruh pelabuhan Indonesia tidak hanya handal, tetapi juga bersaing di kancah global.

Dengan peningkatan kualitas kerja, keselamatan yang lebih baik, dan pengakuan internasional, sertifikasi buruh pelabuhan yang diselenggarakan oleh Badan Diklat TKBM Indonesia memberikan harapan baru bagi masa depan industri bongkar muat di Indonesia. Melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, buruh pelabuhan Indonesia siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan