Presiden Diminta Menjadi Bapak Peradaban Buruh Indonesia Ketika Buruh Pelabuhan Naik Kelas — Negara Tak Boleh Tinggal Diam

Beranda, Berita, Nasional, TKBM982 Dilihat

Presiden Diminta Menjadi Bapak Peradaban Buruh Indonesia

Ketika Buruh Pelabuhan Naik Kelas — Negara Tak Boleh Tinggal Diam

 

Jakarta, 7 November 2025, TKBM News — Dari jantung logistik Republik, Pelabuhan Tanjung Priok, berkobar sebuah gerakan besar yang akan mengubah wajah peradaban Indonesia.

Para buruh pelabuhan kini tak hanya mengangkat peti kemas — mereka mengangkat mimpi dan martabatnya sendiri.

Digagas oleh SP TKBM Indonesia, buruh pelabuhan dan keluarganya kembali belajar, mengejar Paket A, B, C, sertifikasi keahlian, dan melanjutkan ke perguruan tinggi untuk mewujudkan Buruh Sarjana.

“Kami menolak takdir kemiskinan yang diwariskan. Kami memilih takdir baru: terhormat, pintar, dan memimpin peradaban.” ,Subhan Hadil, MA – Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia

Mengapa Buruh Harus Sekolah & Jadi Sarjana ?

Karena selama ini :

  1. Buruh dibuat tetap rendah pendidikannya
  2. Pelabuhan modern, tetapi SDM pelabuhan tertinggal
  3. Anak buruh terjebak mewarisi ketidakadilan

Namun kini, arah sejarah berubah :
Buruh tidak lagi hanya otot
Tetapi otak, ilmu, dan kepemimpinan

Sistem akselerasi pendidikan yang sangat diperlukan  :

  • Paket A 1 tahun
  • Paket B 1 tahun
  • Paket C 1 tahun
    ➡️ 3 tahun mengejar ketertinggalan 12 tahun
  • Buruh Sarjana :

Sertifikasi + Kuliah = Buruh Naik Kelas

Suara Buruh & Keluarganya Menggema

Yang berbicara kini bukan hanya buruh.
Keluarga pun bersuara — sebab hidup mereka taruhannya.

  • Helen Utarni  (Istri Buruh Pelabuhan) :
    “Suami saya sekolah untuk masa depan anak kami. Mengapa negara belum membantu ?”
  • Reza M (Anak Buruh, 12 tahun):
    “Ayahku kuat bekerja… tapi aku ingin ia juga kuat di sekolah.”
  • Andi — Buruh PBM Kaluku, Tanjung Priok : “Saya ingin anak saya bangga punya ayah yang sarjana.”
  • H. Leman — IPC TPK, Paket B : “Kami bisa mengoperasikan crane. Masak membaca & menulis tidak dihargai negara?”
  • Rudi — Mandor Bogasari, Paket C : “Buruh tidak bodoh. Buktikan negara tidak membodohkan buruh.”
Baca Juga  Motor Warga Kembali Prima, SP TKBM INDONESIA - KOPPELINDO dan HONDA Siap Lanjut Servis Hingga Ribuan Motor Gratis !

Mereka tidak menunggu keajaiban —
mereka memulai sendiri Gerakan Peradaban dari dermaga.

Negara Jangan Tutup Mata

Buruh sudah bergerak.
Buruh siap maju.
Tetapi…
Janji bantuan dari pemerintah dan pejabat yang pernah berkomitmen belum tiba

Negara masih diam melihat buruh berjuang sendirian

Pertanyaan kami. :

 

Saat buruh memulai peradaban — di mana negara berdiri ?

Presiden, Jadilah Bapak Peradaban Buruh Indonesia !

SP TKBM Indonesia mengajukan tuntutan resmi :

  1. Kebijakan Nasional Buruh Sekolah & Buruh Sarjana
  2. Alokasi khusus Beasiswa (KIP dan Dana Abadi Pendidikan/LPDP) pendidikan untuk buruh & keluarga
  3. Pelabuhan sebagai pusat revolusi sumber daya manusia

Karena bangsa besar mesti membesarkan pekerjanya.

 “Jika Presiden ingin meninggalkan jejak peradaban yang abadi, maka bangkitkan martabat buruh pelabuhan. Itulah sejarah terbesar.” — Subhan Hadil, MA

Bila Indonesia Maju — Buruh Harus Maju

Pelabuhan adalah pintu dunia.
Buruh adalah penjaga peradaban.

Kini dunia melihat Indonesia,
dan Indonesia harus melihat buruh pelabuhan.

“Kami belajar! Kami bangkit! Kami siap memimpin peradaban bangsa!”
— Seruan Buruh Pelabuhan Indonesia

Dari Pelabuhan Tanjung Priok — Api Peradaban Berkobar ke Seluruh Nusantara

Posting Terkait

Jangan Lewatkan