Dihadiri Presiden Prabowo, Puncak Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena – Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Dihadiri Presiden Prabowo, Puncak Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena – Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Rakyat

 

 

Jakarta, 12 Juli 2026, TKBM News — Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar meriah di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Kehadiran Kepala Negara didampingi oleh jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara menjadi bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

Pantauan di lokasi, Presiden Prabowo Subianto tiba sekitar pukul 14.14 WIB mengenakan kemeja safari krem khasnya dan langsung disambut riuh oleh ribuan insan koperasi yang memadati tribun. Sebelum memasuki area panggung utama, Presiden menyalami satu per satu pengelola koperasi dan jajaran pejabat yang telah menunggu.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tampak hadir mendampingi Presiden, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Turut hadir pula jajaran pejabat tinggi negara lainnya seperti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menko Hukum dan HAM Otto Hasibuan, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, serta Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi.

Selain jajaran menteri, kekuatan pengamanan dan penegakan hukum negara juga memperlihatkan kekompakannya. Tampak hadir bersama di lokasi acara Menko Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta Kepala BIN Letjen (Purn) Muhammad Herindra.

Baca Juga  Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji Tingkatkan Kompetensi Relawan SPPG Ceger 01 – Cipayung 02

Dari unsur penyelenggara dan wadah gerakan koperasi, hadir langsung Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Pusat Bambang Hariyadi, Ketua Harian Priskhianto beserta seluruh jajaran fungsionaris pengurus pusat Dekopin dan para tokoh senior koperasi nasional.

Acara yang mengusung tema “Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya” ini turut diramaikan oleh puluhan ribu perwakilan gerakan koperasi dari seluruh pelosok tanah air, mulai dari pengurus Induk Koperasi Pegawai RI (IKPRI), pengurus Induk Koperasi Unit Desa (INKUD), penasehat Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (GAKOPTINDO), pimpinan Dekopinwil, Dekopinda dan para pegiat UMKM serta para manajer dan kader penggerak program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam pidato politik ekonominya, Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen besar yang ditunjukkan pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menilai momentum Harkopnas ke-79 tahun 2026 ini menjadi lembaran baru sekaligus tonggak kebangkitan gerakan koperasi di Indonesia setelah hampir tiga dekade seolah dikesampingkan dari arus utama kebijakan ekonomi nasional.

Semangat kebangkitan ekonomi ini diaminkan langsung oleh salah satu pengurus Dekopin Pusat yang juga menjabat sebagai Penasehat Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), KRT Soeyanto. Ditemui usai acara, ia mengaku sangat terharu dan optimistis mendengar orasi kebangsaan dari Kepala Negara.

“Pidato Presiden RI Prabowo sangat menggetarkan, membuat bulu kuduk merinding. Karena di Indonesia saat ini sudah dikuasai kaum kapital atau liberal, maka satu-satunya cara untuk melawannya adalah dengan kekuatan koperasi,” tegas KRT Soeyanto dengan penuh semangat.

Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo bukan sekadar retorika politik, melainkan sebuah strategi fundamental untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi nasional dari akar rumput.

“Maka beliau akan sangat konsen dalam membangun koperasi dari desa ke desa sebagai kekuatan garda paling bawah,” pungkas Soeyanto.

Baca Juga  Rafting Challenge In Trishuli, Nepal

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam amanatnya menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mengembalikan koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa sesuai mandat Pasal 33 UUD 1945.

Beliau menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga pertahanan ekonomi untuk bersinergi melakukan hilirisasi, digitalisasi, serta mempermudah akses permodalan terintegrasi agar gerakan koperasi dapat menjadi lokomotif utama yang menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Red :Ki Ageng Sambung Bhadra Nusantara

Posting Terkait

Jangan Lewatkan