BURUH BONGKAR MUAT BANGKIT DENGAN GERAKAN PERADABAN

Jakarta, 13 Juni 2025,TKBM News – Di tengah perubahan besar dalam dunia industri dan teknologi, para buruh bongkar muat (TKBM) yang selama ini bekerja di pelabuhan, kawasan industri, pergudangan, dan sektor pertambangan kini sedang bangkit melalui sebuah inisiatif besar: Gerakan Peradaban.
Gerakan ini diinisiasi oleh Serikat Pekerja TKBM Indonesia (SPTKBM INDONESIA), dan secara teknis dijalankan oleh Badan Diklat TKBM Indonesia sebagai lembaga resmi yang membina, melatih, dan meningkatkan kapasitas buruh bongkar muat dari Sabang sampai Merauke.
Kini, buruh tidak hanya berada di pelabuhan, tetapi juga tersebar luas di berbagai titik strategis industri nasional β mulai dari kawasan logistik terpadu, gudang distribusi nasional, hingga tambang-tambang nikel, batu bara, dan industri hilirisasi lainnya. Mereka memainkan peran penting dalam rantai pasok nasional.

Isi Gerakan Peradaban : Menyiapkan Buruh Menuju Indonesia Emas
Gerakan ini hadir sebagai jawaban atas tantangan ketimpangan akses pendidikan, keterampilan, dan perlindungan kerja. Beberapa pilar utama dari Gerakan Peradaban meliputi:
πΉ Program Buruh Sekolah dan Buruh Sarjana
Membuka akses pendidikan formal (paket A, B, C) dan pendidikan tinggi melalui kerjasama dengan PKBM dan perguruan tinggi terakreditasi, sehingga buruh bisa memperoleh ijazah resmi dan melanjutkan pendidikan.
πΉ Pelatihan dan Sertifikasi Profesi
Menyediakan pelatihan K3 umum dan khusus, operator forklift, crane, logistik modern, Safety Drive hingga kompetensi kerja di sektor tambang dan industri berbasis sertifikasi dari BNSP, Kementerian Ketenagakerjaan, dan lembaga internasional.
πΉ Literasi Digital dan Kepemimpinan Buruh
Meningkatkan kesadaran teknologi dan kemampuan memimpin agar buruh mampu menghadapi era digitalisasi dan otomatisasi industri.
πΉ Peningkatan Soft Skill dan Kewirausahaan
Mendorong pengembangan pribadi dan ekonomi kreatif melalui pelatihan komunikasi, manajemen keuangan keluarga, dan peluang usaha mandiri di sekitar kawasan kerja.
Gerakan ini bukan hanya milik pelabuhan, tapi milik seluruh buruh bongkar muat di mana pun mereka berada β di atas kapal, di bawah conveyor pabrik, di dalam gudang, hingga di tengah terik tambang.
Kolaborasi dan Dukungan Lintas Sektor
Gerakan ini perlu dukunganΒ kolaborasi nasional antara pelaku industri, BUMN, perbankan, lembaga asuransi ketenagakerjaan, dan pemerintah. BUMN Pelindo Holding, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Mandiri, DPP APBMI, dan berbagai asosiasi logistik serta perguruan tinggi yang memiliki komitmen kebangsaannya.
βKami ingin memutus rantai kemiskinan buruh, pembodohan struktural dan membawa mereka ke jenjang kehidupan yang lebih bermartabat dan sejahtera,β ujar Subhan Hadil Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia dalam pernyataan resminya.
Dari Bongkar Muat Menuju Peradaban
Gerakan Peradaban bukan hanya program, tapi langkah maju peradaban bangsa. Dari sektor informal menuju sektor formal, dari buruh menjadi tenaga kerja profesional yang bersertifikasi dan berdaya saing tinggi.
Dengan semangat gotong royong, buruh Indonesia kini sedang menulis sejarahnya sendiri. Dari pelabuhan, gudang, tambang, hingga kawasan industri β mereka tak sekadar mengangkat beban fisik, tetapi juga mengangkat martabat dan harapan bangsa.












