MENJELANG 500 TAHUN PENAKLUKAN SUNDA KELAPA : INDONESIA-TURKI PERKOKOH KEMITRAAN STRATEGIS MELALUI PERTEMUAN TINGKAT TINGGI

MENJELANG 500 TAHUN PENAKLUKAN SUNDA KELAPA : INDONESIA-TURKI PERKOKOH KEMITRAAN STRATEGIS MELALUI PERTEMUAN TINGKAT TINGGI

Dok Foto : Presiden Prabowo saat menerima hadiah Mobil Listrik dari Presiden Erdogan

 

Jakarta, 12 Februari 2025, TKBM  News – Menjelang peringatan 500 tahun pengusiran penjajah dan penaklukan Sunda Kelapa, Indonesia dan Turki memperkuat hubungan bilateral melalui pertemuan tingkat tinggi bersejarah. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung Pertemuan bilateral digelar saat kunjungan kenegaraan Presiden Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025).

Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah pelaksanaan High Level Strategic Cooperation Council Meeting (HLSCC) pertama antara kedua negara.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kemitraan yang solid antara Indonesia dan Turki.

“Pertemuan hari ini adalah bukti bahwa kemitraan Indonesia dan Turki sangat kokoh dan solid. Saya beserta pimpinan politik Indonesia menghendaki hubungan ini menjadi lebih kokoh, lebih erat, dan berkelanjutan. Ini adalah High Level Strategic Cooperation Council Meeting pertama, sebuah langkah penting karena Indonesia tidak banyak memiliki mekanisme bilateral reguler di tingkat kepala negara,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Erdogan pun menyambut baik inisiatif kerja sama ini, menekankan bahwa Turki dan Indonesia memiliki sejarah panjang hubungan persahabatan yang kini diperkuat dengan langkah-langkah konkret di berbagai sektor.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menandatangani 13 kesepakatan kerja sama yang meliputi berbagai bidang strategis:

  1. Layanan dan Pendidikan Keagamaan: Memorandum saling pengertian antara Kementerian Agama RI dan Kepala Bidang Urusan Agama Republik Turki mengenai kerja sama layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan.
  2. Energi dan Sumber Daya Mineral: Kesepakatan kerja sama antara Kementerian ESDM RI dan Kementerian ESDM Turki.
  3. Pendidikan Tinggi: Kerja sama antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dan Dewan Pendidikan Tinggi Republik Turki.
  4. Kesehatan: Perjanjian kerja sama di bidang kesehatan dan ilmu kedokteran.
  5. Industri Pertahanan: Kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan Sekretariat Industri Pertahanan Kepresidenan Republik Turki.
  6. Perdagangan: Peningkatan kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Perdagangan Turki.
  7. Pertanian: Nota kesepahaman kerja sama di bidang pertanian.
  8. Investasi: Surat pernyataan kehendak mengenai promosi dan fasilitas investasi.
  9. Industri: Pembentukan komite bersama untuk kerja sama industri antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Industri dan Teknologi Turki.
  10. Pertahanan Teknologi: Perjanjian Joint Venture antara Republikorp dan Baykar untuk pembangunan pabrik drone di Indonesia.
  11. Penyiaran Televisi: Protokol kerja sama antara Turkish Radio Television Corporation (TRT) dan LPP TVRI.
  12. Penyiaran Radio: Nota kesepahaman antara TRT dan LPP RRI.
  13. Berita: Perjanjian kerja sama antara Anadolu Ajansi (AA) dan Kantor Berita Antara Indonesia.
Baca Juga  Misi Peradaban dari Tepi Dermaga Pelabuhan Indonesia : Buruh Sekolah & Buruh Sarjana

Pertemuan ini menjadi tonggak baru dalam hubungan diplomatik Indonesia dan Turki, memperkuat kerja sama di sektor-sektor penting yang akan memberi manfaat langsung bagi kedua negara. Momentum ini juga menjadi simbol kebangkitan semangat nasional menjelang peringatan bersejarah 500 tahun penaklukan Sunda Kelapa, yang mencerminkan tekad Indonesia untuk memperkokoh posisinya di kancah global.

Kunjungan Presiden Erdogan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan agenda tambahan meliputi kunjungan ke Monumen Nasional (Monas), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta forum bisnis antara pengusaha Indonesia dan Turki.