BURUH MULAI UJIAN SEMESTER PROGRAM SEKOLAH PAKET SP TKBM INDONESIA — GRATIS
Tanpa Dukungan Negara, SP TKBM Indonesia, Menanggung Seluruh Pembiayaan Pendidikan Buruh & Keluarga

Jakarta, 18 November 2025, TKBM News — Puluhan buruh dan keluarga buruh bongkar muat resmi memulai Ujian Semester Program Sekolah Paket A, B, dan C yang diselenggarakan secara GRATIS oleh Serikat Pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat Indonesia (SP TKBM Indonesia). Program ini merupakan bagian penting dari Gerakan Peradaban SP TKBMI, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan buruh di seluruh Indonesia.
Program yang diinisiasi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Subhan Hadil, ini telah berjalan tanpa memungut biaya sedikit pun, meski hingga kini belum ada satu pun dukungan pembiayaan dari pemerintah maupun perusahaan.

GRATIS 100% — MESKI TANPA SATUPUN BANTUAN PEMBIAYAAN
Hingga hari ini, SP TKBM Indonesia belum mendapatkan dukungan anggaran dari:
- KIP Pendidikan Dasar, Menengah, maupun Kuliah,
- Beasiswa Pemerintah Daerah,
- Dana Abadi Pendidikan / LPDP Kementerian Keuangan,
- CSR BUMN maupun Perusahaan Swasta,
- Pemerintah Pusat maupun Daerah.
- BAZIS , BAZNAS maupun Badan Zakat Infak Nasional
Padahal pendidikan adalah hak konstitusional sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 31, dan negara wajib membiayai pendidikan rakyatnya.
Namun, meski tanpa dukungan apa pun, SP TKBM Indonesia tetap menanggung penuh seluruh biaya program ini, termasuk:
- modul belajar,
- administrasi akademik,
- ruang belajar,
- hingga pelaksanaan ujian semester.
Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia Subhan Hadil menegaskan :
“Kalau negara belum hadir, SP TKBM Indonesia harus hadir. Pendidikan adalah hak buruh, bukan hadiah.”
BURUH MULAI UJIAN SEMESTER PROGRAM PAKET
Peserta Program Sekolah Paket A, B, dan C melaksanakan ujian semester sebagai bagian dari proses kenaikan jenjang pendidikan. Sebagian besar dari mereka adalah buruh yang sudah bertahun-tahun tidak kembali ke pendidikan formal.
Beberapa peserta yang mengikuti ujian :
- Syarifudin, peserta Paket C, buruh senior yang mengejar kelulusan demi masa depan keluarga.
- Gunawan, peserta Paket C, yang bertekad meningkatkan kualifikasi pendidikan.
- Rozzi, peserta Paket B, generasi keluarga buruh yang penuh semangat belajar.
Puluhan peserta lainnya dari Paket A, B, dan C ikut serta dalam ujian yang seluruhnya dibiayai SP TKBM Indonesia.
“Ini GRATIS dan Negara Harusnya Hadir”
Andi Haryadi yang di tunjuk sebagai Kepala Sekolah Program Buruh Sekolah SP TKBM Indonesia, , menyampaikan :
“Sekolah ini benar-benar GRATIS. Tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada biaya modul, tidak ada biaya ujian. Semua difasilitasi organisasi. Padahal menurut konstitusi, pendidikan seperti ini seharusnya dibiayai oleh negara.”
Ia menambahkan bahwa sekolah ini bukan sekadar kegiatan belajar, tetapi Gerakan Peradaban untuk meningkatkan martabat buruh Indonesia.
PROGRAM BURUH SARJANA MASIH TERTAHAN JANJI PEMERINTAH
Sementara program sekolah paket berjalan lancar, Program Buruh Sarjana masih tertunda karena bantuan yang dijanjikan Wakil Presiden RI—baik melalui KIP Kuliah maupun pembiayaan langsung—belum juga terealisasi.
Subhan Hadil menjelaskan :
“Ratusan buruh sudah siap kuliah. Kami hanya menunggu janji pemerintah dipenuhi. Buruh berhak menjadi sarjana.”
PENDIDIKAN ADALAH LANDASAN PERADABAN BURUH
Melalui program gratis ini, SP TKBM Indonesia menegaskan komitmennya untuk.:
- mencerdaskan buruh dan keluarganya,
- membuka akses pendidikan yang selama ini tertutup,
- mendorong transformasi sosial di lingkungan pelabuhan,
- memastikan buruh tidak hanya kuat bekerja, tetapi juga kuat secara intelektual.
Selagi negara belum hadir, SP TKBM Indonesia berdiri menjadi garda terdepan pemenuhan hak pendidikan buruh.







