ACHMAD MUCHTASYAR DI PUNCAK PELINDO, SAATNYA DERMAGA INDONESIA MENJADI WAJAH PERDAGANGAN DUNIA

ACHMAD MUCHTASYAR DI PUNCAK PELINDO, SAATNYA DERMAGA INDONESIA MENJADI WAJAH PERDAGANGAN DUNIA

Kepemimpinan Baru, Energi Baru, Momentum Besar Menjawab Asta Cita Presiden Prabowo

 

Jakarta, 21 Februari 2026, TKBM News – Penunjukan Achmad Muchtasyar sebagai Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menjadi sinyal kuat dimulainya babak transformasi strategis pelabuhan nasional.

Momentum ini tidak berdiri sendiri. Ia terhubung langsung dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi, penguatan industri nasional, dan pembangunan SDM unggul.

Pelabuhan bukan sekadar tempat sandar kapal.
Pelabuhan adalah wajah perdagangan Indonesia.
Pelabuhan adalah cermin daya saing bangsa.

Energi Kolaborasi untuk Transformasi

Dukungan terhadap transformasi ini juga datang dari Tommy Rahaditia, Salah satu Dewan Pakar SP TKBM Indonesia yang juga Ketua Dewan Penasehat Ikatan Alumni ISMEI, serta sesama alumni Universitas Trisakti dengan Direktur Utama baru.

Menurut Tommy Rahaditia, momentum ini harus menjadi titik balik modernisasi menyeluruh.

“Pelabuhan adalah simbol peradaban dagang bangsa. Jika ingin Indonesia disegani secara ekonomi, maka wajah pelabuhannya harus modern, aman, dan profesional,” tegasnya.

1. Modernisasi Pelabuhan sebagai Wajah Perdagangan Indonesia

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia. Namun besarnya potensi harus diiringi sistem logistik yang efisien dan berstandar global.

Modernisasi yang didorong meliputi:

  • Digitalisasi operasional terpadu
  • Integrasi sistem nasional
  • Transparansi biaya dan pelayanan
  • Efisiensi waktu tunggu kapal

Pelabuhan yang modern akan :

  • Mempercepat hilirisasi industri
  • Menekan biaya logistik nasional
  • Meningkatkan daya saing ekspor
  • Menarik investasi global

Inilah implementasi nyata Asta Cita dalam sektor maritim.

2. Perbaikan K3 dan Peralatan Standar Internasional

Transformasi tidak boleh hanya mengejar kecepatan dan keuntungan. Keselamatan adalah harga mati.

Baca Juga  GAKOPTINDO Gelar FGD 2025, Tegaskan Peran Strategis Koperasi Produsen Tempe - Tahu untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pelabuhan adalah area berisiko tinggi :
Crane raksasa, kontainer puluhan ton, aktivitas 24 jam tanpa henti.

Tommy Rahaditia menegaskan bahwa modernisasi harus dibarengi :

  • Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  • Pembaruan peralatan bongkar muat sesuai standar global
  • Audit keselamatan berkala
  • Pelatihan disiplin operasional berbasis teknologi

Modernisasi tanpa keselamatan bukan kemajuan, melainkan ancaman.

Dalam perspektif Asta Cita yang berpihak pada rakyat, keselamatan pekerja adalah mandat moral negara.

3. Peningkatan Profesionalisme Buruh Melalui Sertifikasi

Asta Cita menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional. Di pelabuhan, buruh TKBM adalah tulang punggung operasional.

Karena itu, SP TKBM Indonesia mendorong :

  • Sertifikasi kompetensi melalui Badan Diklat TKBM Indonesia yang telah dibentuk dan fokus pada pendidikan, pelatihan  peningkatan skill buruh pelabuhan.
  • Standarisasi keahlian berbasis teknologi
  • Peningkatan kualitas pelatihan berkelanjutan
  • Penguatan perlindungan kerja

Buruh pelabuhan tidak boleh lagi dipandang sebagai tenaga kasar, tetapi sebagai tenaga profesional strategis yang menopang perdagangan nasional.

4.Penambahan Peralatan Keselamatan Tumpahan minyak di laut

Perlunya Peningkatan dan Penambahan Peralatan Keselamatan Tumpahan Minyak maupun limbah minyak dari kapal2 yg bersandar di pelabuhan, untuk mengurangi resiko kerusakan lingkungan pelabuhan dan pantai.

Ujian Kepemimpinan di Gerbang Maritim

Kini publik menanti langkah konkret dari Achmad Muchtasyar :

  1. Apakah modernisasi akan dilakukan menyeluruh ?
  2. Apakah K3 akan ditegakkan tanpa kompromi ?
  3. Apakah buruh benar-benar dinaikkan kelasnya ?

Jika transformasi berjalan komprehensif, maka Pelindo bukan hanya perusahaan negara — tetapi simbol kebangkitan maritim Indonesia.

Asta Cita Presiden Prabowo akan menemukan pijakannya yang nyata, bukan di ruang pidato, melainkan di dermaga-dermaga Indonesia,
tempat keringat buruh dan strategi nasional bertemu.

Saatnya Pelindo bangkit.
Saatnya pelabuhan Indonesia menjadi kebanggaan dunia.