Yayasan Rempah Pangan Indonesia Hadirkan Dapur MBG di Wakatobi : Dukungan Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat Dorong Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Beranda, Berita, Food, Nasional1349 Dilihat

Yayasan Rempah Pangan Indonesia Hadirkan Dapur MBG di Wakatobi : Dukungan Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat Dorong Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

 

Wakatobi, 23 September 2025, TKBM News – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan geliatnya di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Hanya sehari setelah peresmian satu dapur MBG, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali meresmikan dua dapur tambahan pada Selasa, 23 September 2025. Kedua dapur ini dikelola oleh Yayasan Rempah Pangan Indonesia sebagai mitra resmi BGN.

Penyerahan bantuan MBG dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Wakatobi, Safia Wualo, kepada para siswa penerima manfaat. Kehadiran dapur baru ini menambah total menjadi empat dapur MBG yang kini aktif melayani ribuan anak sekolah di Wakatobi.

 

Ketua Mitra Dapur MBG Yayasan Rempah Pangan Indonesia, RA Gesty Probowati W, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa dapur MBG di Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi, telah menyalurkan makanan bergizi kepada 1.616 siswa dari enam sekolah. Sementara itu, dapur MBG di Desa Numana, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, melayani 656 siswa dari lima sekolah.

“Terima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional, Prof. Dadan Hindayana, yang cepat merespons harapan masyarakat Wakatobi, serta kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang telah memprogramkan makan bergizi gratis demi mencetak generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Gesty.

Ia menambahkan, hadirnya dapur MBG bukan hanya memberi asupan gizi bagi anak-anak, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan ekonomi mikro dan UMKM di pelosok daerah. “Kami sebagai mitra dapur MBG mengapresiasi dan mendukung penuh program Presiden Prabowo Subianto ini,” tegasnya.

Baca Juga  KOPPELINDO LOGISTICS DUKUNG BADAN GIZI NASIONAL PERKUAT DISTRIBUSI PROGRAM DAPUR MAKAN BERGIZI GRATIS SECARA NASIONAL

Wakil Bupati Safia Wualo yang hadir langsung di SD Negeri 1 Pongo berpesan kepada para siswa agar semakin giat belajar. “Pemerintah pusat telah memberi dukungan lewat program makan bergizi gratis. Gunakan kesempatan ini untuk menjadi anak pintar dan sehat,” ujarnya.

Program MBG tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, baduta, balita, balita non-PAUD, serta keluarga berisiko stunting (KRS). Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan stunting nasional, bahkan menyasar pemenuhan gizi sejak sebelum anak lahir.

 

 

Menurut Safia, langkah ini merupakan terobosan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Program kerja Presiden ini merangkul semua anak-anak, baik kaya maupun miskin, mulai dari SMK, SMP, SD, PAUD, hingga batita dan ibu hamil. Ini adalah upaya luar biasa,” katanya.

Selain perbaikan gizi, penggunaan bahan pangan lokal menjadi keunggulan program ini. Hasil pertanian dan tangkapan laut masyarakat dapat terserap secara langsung, memberikan dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM Wakatobi.

Pemerintah menargetkan 17 juta penerima manfaat MBG secara nasional hingga akhir 2025, dengan peluang pembukaan dapur-dapur baru di berbagai daerah. Kolaborasi lintas pihak, termasuk pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat, diharapkan memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian pangan, sehingga program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan kehadiran dapur MBG yang dikelola Yayasan Rempah Pangan Indonesia, Wakatobi kini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat melahirkan generasi sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

reportase : Ki Ageng Sambung Bhadra Nusantara

Posting Terkait

Jangan Lewatkan