Ing Ngarsa Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani – IKA ISMEI Penjaga Ekonomi Nusantara

Ing Ngarsa Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani – IKA ISMEI Penjaga Ekonomi Nusantara

 

Jakarta, 10 September 2025 , TKBM News – Tanggal 10 September 2025 menjadi saksi lahirnya tonggak baru perjuangan ekonomi bangsa. Di hari itu, Ikatan Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) mengukuhkan dan melantik kepengurusan barunya. Lebih dari sekadar seremoni, momen ini adalah sumpah juang untuk mengawal, menjaga, dan membangkitkan ekonomi Nusantara agar tidak tunduk pada kepentingan asing, melainkan tegak berdiri di atas fondasi Pasal 33 UUD 1945.

Kepengurusan Lintas Generasi : Kreatif, Membumi, dan Berkarakter Ksatria

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP IKA ISMEI, Bahtiar Sebayang, kepengurusan baru hadir dengan wajah segar, semangat muda, dan jiwa ksatria yang berpijak pada nilai perjuangan. Generasi kreatif dan membumi ini bersinergi dengan para senior lintas generasi yang tergabung dalam Dewan Pembina, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar—memberi kekuatan moral, intelektual, dan strategi jangka panjang.

Komposisi pengurus mewakili profesional, akademisi, praktisi, birokrat, hingga aktivis ideologis. Dengan kekayaan latar belakang ini, IKA ISMEI bukan hanya tempat berdebat gagasan, tetapi juga mesin perjuangan nyata yang siap turun tangan membela kepentingan rakyat, mengawal keadilan sosial, dan menjaga agar arah pembangunan tidak melenceng dari cita-cita proklamasi.

Ing Ngarsa, Ing Madya, Tut Wuri: Jiwa Kepemimpinan Perlawanan Ekonomi Bangsa

Meneladani filosofi Ki Hajar Dewantara, IKA ISMEI menjadikan nilai ini sebagai roh perjuangan:

  • Ing Ngarsa Sung Tulodho – memberi teladan keberanian melawan ketidakadilan ekonomi, menunjukkan arah agar bangsa tidak kehilangan jati diri.
  • Ing Madya Mangun Karso – membangun semangat bersama, menyatukan kekuatan rakyat, pengusaha kecil, akademisi, dan birokrat yang berpihak pada bangsa.
  • Tut Wuri Handayani – mendorong generasi muda untuk bangkit, berani melawan arus liberalisme yang menggerus kedaulatan, serta melahirkan inovasi yang mengakar pada kebutuhan rakyat.
Baca Juga  Evolusi Hak Pekerja di Era Digitalisasi

Empat Fokus Utama Perjuangan Ekonomi Nusantara

Dalam menapaki jalan panjang menjaga ekonomi bangsa, IKA ISMEI menegaskan fokus pada empat sektor utama yang menjadi jantung kemandirian Indonesia:

  1. Energi – memperjuangkan kedaulatan energi agar Indonesia tidak tergantung pada impor dan mampu mengelola sumber daya alamnya sendiri secara adil.
  2. Pangan – memastikan rakyat Indonesia tidak kelaparan di negeri subur ini, dengan membangun kedaulatan pangan dari desa hingga kota.
  3. Pendidikan – menyiapkan generasi emas Indonesia melalui pendidikan yang membebaskan, berkualitas, dan relevan dengan tantangan zaman.
  4. UMKM – mengokohkan tulang punggung ekonomi rakyat, menjadikan UMKM bukan sekadar pelengkap, tetapi motor utama pertumbuhan inklusif.

Tonggak Kebangkitan Penjaga Ekonomi Nusantara

Pengukuhan ini bukan akhir, melainkan awal gelombang baru perlawanan ekonomi bangsa. IKA ISMEI meneguhkan diri sebagai Penjaga Ekonomi Nusantara—benteng yang berdiri di tengah arus globalisasi, menghadang dominasi modal asing, dan memastikan kekayaan bangsa dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Dengan sinergi lintas generasi, lintas profesi, dan lintas sektor, IKA ISMEI bukan sekadar organisasi alumni, melainkan gerakan peradaban. Sebuah barisan juang yang menyalakan obor semangat: Indonesia harus berdikari, adil, dan makmur—bukan karena belas kasih bangsa lain, melainkan karena kekuatan rakyatnya sendiri.

IKA ISMEI hari ini berdiri, bukan untuk dirinya, melainkan untuk Indonesia Raya.