Revolusi Perumahan Pekerja Dimulai “Gerakan Peradaban Pekerja Pelabuhan Lahirkan Harapan KPR Peradaban – KPR Buruh Pelabuhan”

Revolusi Perumahan Pekerja Dimulai “Gerakan Peradaban Pekerja Pelabuhan Lahirkan Harapan KPR Peradaban – KPR Buruh Pelabuhan”

 

Banten, 23 Juli 2025 , TKBM News– Dalam sebuah momentum bersejarah menuju Indonesia Emas 2045, Aliansi Nasional Pekerja Pelabuhan Indonesia bersama Pimpinan Pusat Serikat Pekerja TKBM Indonesia bersiap menggelar Roadshow Sosialisasi dan Penyediaan Perumahan Pekerja di Pelindo Ciwandan, Cilegon, Banten pada 24 Juli 2025. Kegiatan ini bukan sekadar pameran rumah, tetapi bagian dari deklarasi Gerakan Peradaban Pekerja Pelabuhan Indonesia—sebuah upaya kolektif mengangkat harkat dan kesejahteraan pekerja melalui kepemilikan hunian yang layak, terjangkau, dan bermartabat.

Koordinator Aliansi Nasional Pekerja Pelabuhan sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Subhan Hadil, menegaskan bahwa gerakan ini adalah wujud konkret keberpihakan terhadap pekerja pelabuhan. “Kita sedang membangun lebih dari sekadar rumah. Kita sedang membangun masa depan, membangun stabilitas sosial ekonomi keluarga pekerja, dan mengokohkan kontribusi buruh pelabuhan sebagai tulang punggung logistik nasional,” ujarnya.

Kereta Peradaban Telah Bergerak

Roadshow ini menjadi bagian dari rangkaian program Kereta Peradaban Pekerja Indonesia yang telah digagas oleh SP TKBM INDONESIA sejak Milad-nya di bulan Mei lalu. Program ini dirancang sebagai motor perubahan sosial bagi buruh pelabuhan melalui intervensi langsung terhadap sektor-sektor strategis: pendidikan, kesehatan, dan tentu saja—perumahan.

Fase pertama pembangunan perumahan pekerja telah ditetapkan di beberapa lokasi strategis, yaitu :

  1. Ciwandan, Banten
  2. Anyer, Banten
  3. Tigaraksa, Tangerang
  4. Dumai, Riau
  5. Serang
  6. Jakarta
  7. Jawa Barat
  8. Selanjutnya, pembangunan akan diperluas ke berbagai daerah di Sumatera, , Jawa Tengah,. Sulawesi dan wilayah lainnya di seluruh Indonesia.

KOPPELINDO MANDIRI Pilar Ekonomi Mandiri Buruh Pelabuhan

Kegiatan ini diinisiasi oleh KOPPELINDO Mandiri, badan otonom resmi yang ditunjuk oleh SP TKBM Indonesia untuk menjadi motor penggerak penyediaan dan penjualan perumahan pekerja. KOPPELINDO membuka ruang kolaborasi luas dengan koperasi-koperasi karyawan, serikat pekerja, federasi, dan konfederasi di seluruh Indonesia yang memiliki komitmen terhadap kesejahteraan anggotanya.

Baca Juga  Laporan Polisi Dihentikan, Ir. Soegiharto Santoso, SH Mengadu ke Propam, Kapolri, Kompolnas hingga Kemenko Polkam

“Kami juga membuka pintu kemitraan dengan developer yang resmi telah memiliki lahan dan perizinan, untuk bersama-sama menyalurkan rumah berkualitas bagi pekerja pelabuhan,” ujar Rido pengurus KOPPELINDO Mandiri.

Tahap awal pelaksanaan program ini akan menggandeng KOPKAR Bandar Banten, koperasi karyawan Pelindo yang siap menjadi mitra strategis dalam wilayah Pelabuhan Ciwandan dan Anyer.

KPR PERADABAN, Membuka Ruang Kebijakan Baru

Lebih dari sekadar penyediaan rumah, gerakan ini membuka wacana nasional untuk lahirnya kebijakan pembiayaan kredit rumah berbasis pekerja pelabuhan, yakni KPR Buruh Pelabuhan (KPR Peradaban). Konsep ini mendorong perbankan nasional, terutama Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), agar bersama pemerintah merumuskan skema pembiayaan tanpa hambatan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) serta syarat yang lebih manusiawi.

Dukungan perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan stakeholder pelabuhan menjadi krusial dalam keberhasilan program ini. Roadshow ini akan menghadirkan BPJS  Ketenagakerjaan Kanwil Banten, BPJS Ketenagakerjaan Serang, Bank Mitra BTN ,tokoh-tokoh buruh, dan manajemen koperasi serta pengembang.

Lebih dari Sekadar Sosialisasi : Ada Hadiah untuk Masa Depan

Selain edukasi dan penandatanganan komitmen bersama, acara akan diramaikan dengan doorprize menarik dan hadiah khusus bagi peserta yang mendaftarkan diri untuk pembelian rumah langsung di lokasi.

Perumahan Pekerja, Gerakan Peradaban untuk Kesejahteraan

Perumahan yang layak bukan lagi mimpi bagi para pekerja pelabuhan. Ini adalah kenyataan yang sedang dibangun bersama. Lewat KPR Peradaban, Indonesia bukan hanya memberikan tempat tinggal bagi buruhnya, tapi juga martabat dan masa depan.