KOPPELINDO DORONG SINERGI NASIONAL 1 JUTA PERUMAHAN PEKERJA Bersama Memperluas Kesempatan Kepemilikan Rumah bagi Pekerja Indonesia Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

KOPPELINDO DORONG SINERGI NASIONAL 1 JUTA PERUMAHAN PEKERJA

Bersama Memperluas Kesempatan Kepemilikan Rumah bagi Pekerja Indonesia Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

 

Jakarta, 7 Oktober 2026, TKBM News – KOPPELINDO mendorong terbentuknya Sinergi Nasional Percepatan 1 Juta Perumahan Pekerja sebagai upaya memperluas kesempatan kepemilikan rumah bagi pekerja Indonesia. Inisiatif ini mengajak koperasi, perusahaan, serikat pekerja, komunitas, dan asosiasi untuk mengambil peran bersama dalam membangun ekosistem perumahan pekerja yang terorganisasi, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Gerakan tersebut merupakan bagian dari kontribusi KOPPELINDO melalui divisi Perumahan Pekerja KOPPELINDO Property dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda pemerintah Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas kesempatan masyarakat pekerja untuk memperoleh hunian yang layak dan sesuai kemampuan ekonomi.

KOPPELINDO PROPERTY menilai bahwa persoalan perumahan pekerja perlu mendapat perhatian serius. Jutaan pekerja di berbagai sektor, mulai dari pelabuhan, industri, manufaktur, transportasi, logistik, perkebunan, perdagangan hingga sektor jasa, masih menghadapi tantangan untuk memiliki rumah sendiri.

Tantangan tersebut antara lain berkaitan dengan keterbatasan penghasilan, akses informasi perumahan, kemampuan ekonomi, lokasi hunian, serta belum optimalnya pengorganisasian kebutuhan perumahan melalui jaringan kelembagaan pekerja.

Karena itu, KOPPELINDO PROPERTY mendorong pendekatan kolaboratif dengan menjadikan organisasi pekerja dan dunia usaha sebagai kekuatan utama dalam memperluas akses informasi dan kesempatan kepemilikan rumah.

Perumahan Harus Menjadi Bagian dari Agenda Kesejahteraan Pekerja

Deputi Direktur KOPPELINDO PROPERTY, Irfan Gani, pada saat wawancara di Sekretariat Nasional Gerakan Peradaban 7/11/2026, menegaskan bahwa kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan pekerja dan masa depan keluarganya.

Menurut Irfan Gani, perjuangan meningkatkan kesejahteraan pekerja tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, perlindungan kerja, dan jaminan sosial. Kesempatan memiliki rumah juga harus menjadi bagian dari perhatian bersama.

Baca Juga  Manusia Dan Rempahan Nusantara

“Kami melihat bahwa kebutuhan perumahan pekerja merupakan persoalan besar yang harus dijawab melalui kerja sama dan kekuatan jaringan. Pekerja telah memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa. Sudah sepatutnya mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mempunyai rumah sendiri bagi keluarganya,” ujar Irfan Gani.

Ia menjelaskan bahwa KOPPELINDO PROPERTY mengajak seluruh koperasi, perusahaan, serikat pekerja, komunitas, dan asosiasi untuk membangun sinergi dalam menghimpun kebutuhan perumahan pekerja.

“Jangan biarkan persoalan perumahan menjadi beban pekerja secara individual. Kita perlu mengorganisasi kebutuhan tersebut melalui koperasi, perusahaan, serikat pekerja, komunitas, dan asosiasi. Dengan jaringan yang kuat, informasi dan kesempatan kepemilikan rumah dapat menjangkau lebih banyak pekerja,” tambahnya.

KOPPELINDO PROPERTY sebagai Agregator Perumahan Pekerja

Sebagai Worker Housing Aggregator & Consultant, KOPPELINDO PROPERTY mengambil peran sebagai agregator dan konsultan yang menghubungkan kebutuhan perumahan pekerja dengan berbagai pilihan proyek perumahan.

Melalui pendekatan agregasi, KOPPELINDO PROPERTY mengembangkan jaringan informasi proyek perumahan, menghimpun kebutuhan calon pemilik rumah, serta menghubungkan pekerja dengan pilihan hunian berdasarkan lokasi, harga, tipe, fasilitas, dan kemampuan ekonomi.

Peran KOPPELINDO PROPERTY meliputi :

  1. Menghimpun dan memetakan kebutuhan perumahan pekerja dari berbagai sektor.
  2. Membangun jaringan kemitraan dengan koperasi, perusahaan, serikat pekerja, komunitas, dan asosiasi.
  3. Mengagregasi informasi proyek dan produk perumahan pekerja dari berbagai mitra pengembang KOPPELINDO.
  4. Menghubungkan kebutuhan pekerja dengan pilihan hunian yang sesuai.
  5. Menyediakan informasi dan pendampingan administrasi perumahan pekerja.
  6. Mengembangkan database pekerja, jaringan organisasi, proyek, dan informasi perumahan.
  7. Memperluas jangkauan informasi dan pemasaran perumahan melalui jaringan organisasi pekerja..

Koperasi dan Perusahaan Didorong Menjadi Penggerak

KOPPELINDO PROPERTY memandang koperasi memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan anggota dan memahami kondisi ekonomi mereka.

Baca Juga  Kekuatan Hitam & Putih Nusantara

Koperasi pekerja, koperasi karyawan, koperasi pelabuhan, koperasi industri, dan berbagai koperasi lainnya dapat berperan dalam menghimpun data anggota, memetakan kebutuhan rumah, mengorganisasi calon pemilik rumah, serta menyampaikan informasi pilihan perumahan.

Sementara itu, perusahaan dapat berkontribusi melalui pendataan kebutuhan hunian pekerja, sosialisasi kepemilikan rumah, dan pengembangan program perumahan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan pekerja.

Keterlibatan serikat pekerja juga dinilai penting. Organisasi pekerja dapat mendorong agar kepemilikan rumah menjadi bagian dari agenda perjuangan kesejahteraan anggota, berdampingan dengan isu upah, perlindungan kerja, dan jaminan sosial.

Adapun komunitas dan asosiasi dapat memperluas jangkauan gerakan dengan menghimpun kebutuhan anggotanya serta membangun jaringan komunikasi dan kolaborasi di berbagai daerah.

Perumahan Pekerja Terbuka bagi Seluruh Kelompok Pekerja

Gerakan Percepatan 1 Juta Perumahan Pekerja tidak hanya ditujukan kepada pekerja tetap. KOPPELINDO PROPERTY juga membuka perhatian terhadap pekerja kontrak, harian lepas, dan pekerja informal.

Kelompok pekerja tersebut perlu memperoleh akses informasi dan kesempatan yang adil untuk mendapatkan pilihan hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonominya.

Dengan demikian, program ini diharapkan tidak hanya menjangkau pekerja di perusahaan besar, tetapi juga kelompok pekerja yang selama ini belum banyak terorganisasi dalam akses informasi perumahan.

Irfan Gani menambahkan bahwa target satu juta perumahan pekerja membutuhkan konsolidasi dan kerja nyata dari berbagai pihak.

“Target satu juta perumahan pekerja bukan sekadar angka. Ini merupakan cita-cita bersama untuk memperluas kesempatan pekerja Indonesia memiliki rumah. Kita perlu membangun gerakan yang terukur, dimulai dari pendataan kebutuhan, penguatan jaringan organisasi, pengembangan agregasi proyek perumahan, hingga pendampingany informasi kepada calon pemilik rumah,” jelasnya.

Membangun Ekosistem Perumahan Pekerja yang Berkelanjutan

KOPPELINDO PROPERTY berharap inisiatif ini dapat berkembang menjadi gerakan kolaborasi nasional yang mempertemukan kebutuhan pekerja dengan jaringan penyediaan perumahan secara lebih terstruktur.

Baca Juga  Motor Warga Kembali Prima, SP TKBM INDONESIA - KOPPELINDO dan HONDA Siap Lanjut Servis Hingga Ribuan Motor Gratis !

Melalui penguatan jaringan organisasi, pendataan kebutuhan, dan pengembangan sistem agregasi, upaya memperluas kepemilikan rumah diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

KOPPELINDO PROPERTY mengajak koperasi, perusahaan, serikat pekerja, komunitas, dan asosiasi di seluruh Indonesia untuk bergabung dalam sinergi tersebut.

Inisiatif ini membawa pesan bahwa perumahan bukan semata-mata persoalan kepemilikan bangunan, melainkan bagian penting dari kesejahteraan, kepastian hidup, dan masa depan keluarga pekerja.

Satu gerakan, banyak organisasi, satu tujuan: memperluas kesempatan pekerja Indonesia memiliki rumah.