Berbagi Berkah Qurban dari Gubernur Sekaligus Milad 3 Windu SP TKBM Indonesia

Jakarta Utara , 27 Mei 2026, TKBM News – Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia menggelar kegiatan berbagi berkah qurban sekaligus peringatan Milad 3 Windu perjalanan organisasi yang telah mengabdi bagi kaum pekerja sejak tahun 2002 hingga 2026. Kegiatan berlangsung di Sekretariat Nasional Gerakan Peradaban Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia dan bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha.

Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia Subhan Hadil MA, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur organisasi, sekaligus momentum mempererat solidaritas antaranggota dan pengurus.
Sebanyak 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing disembelih dan dibagikan kepada anggota, badan otonom, serta masyarakat sekitar. Hewan qurban tersebut berasal dari bantuan Gubernur DKI Jakarta, HPI, TPK Koja, bantuan kambing dari Pelindo Cabang Priok, serta partisipasi anggota dan pengurus SP TKBM Indonesia.
Kegiatan ini turut dihadiri Pengurus Pimpinan Pusat, Pimpinan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Cabang KBN Marunda, Pimpinan Badan Otonom SP TKBM Indonesia ( LBH TKBM, SATSENA Indonesia, Media TKBM – TKBM News, Badan Diklat TKBM, KOPPELINDO MANDIRI), Pengurus PMI Jakarta Utara, Pengurus Wanita Kosgoro Provinsi DKI Jakarta, serta peserta Program Buruh Sekolah dan Buruh Sarjana juga KUBE UMKM Binaan KOPPELINDO.
“Harapan kami, persaudaraan semakin kokoh dan kebersamaan semakin solid. Program Buruh Sarjana dapat berjalan lancar dan kemampuan kawan-kawan terus meningkat demi kesejahteraan bersama,” ujar Subhan.

Ia juga berharap kegiatan qurban tersebut membawa manfaat nyata bagi para pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar.
“Semoga pembagian daging ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh TKBM. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang menyisihkan rezekinya demi kesejahteraan pekerja pelabuhan, serta mendoakan organisasi makin besar, eksis, dan terus maju,” tambahnya.
Sementara itu Bang Rijal, selaku Ketua PMI Jakarta Utara dan salah satu penasihat SP TKBM Indonesia menyoroti pentingnya peran buruh pelabuhan dalam menopang ekonomi nasional serta perlunya perubahan perspektif terhadap gerakan buruh.
“Revolusi besar lahir dari gerakan buruh. Posisi pelabuhan sangat vital bagi ekonomi negara sehingga perhatian lebih mutlak diberikan kepada pekerja pelabuhan. Pandangan bahwa gerakan buruh itu negatif harus diluruskan, karena gerakan buruh adalah penyeimbang yang sah dalam kehidupan berbangsa,” tegas Rijal.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi pelatihan bersama Badan Diklat TKBM Indonesia terkait K3, penanggulangan bencana, serta kerja sama dengan PMI dan Pemadam Kebakaran.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan Subhan dan kader muda, TKBM akan menjadi lokomotif gerakan buruh pelabuhan se-Indonesia. Tantangan ke depan adalah meningkatkan kemampuan, menjaga loyalitas organisasi, dan memperkuat solidaritas perjuangan,” pungkasnya.








