FBR Rayakan Milad ke-24 Tahun 2025: Merawat Budaya, Membangun Harmoni Bangsa “Kita Satukan Budaya, Perkuat Bangsa”

Beranda, Berita, Nasional1373 Dilihat

FBR Rayakan Milad ke-24 Tahun 2025: Merawat Budaya, Membangun Harmoni Bangsa
“Kita Satukan Budaya, Perkuat Bangsa”

 

Jakarta, 3 Agustus 2025, TKBM News — Forum Betawi Rempug (FBR), salah satu organisasi masyarakat (ormas) kebanggaan warga Betawi, hari ini resmi merayakan Milad ke-24 dengan tema “Merawat Budaya, Membangun Harmoni Bangsa”. Tema ini sarat makna, mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga warisan budaya, memperkuat jati diri bangsa, serta membangun harmoni antar masyarakat dari Jakarta hingga seluruh pelosok Nusantara.

foto dok : Haji Ibrahim SH.MH,(Bang Bram)

Salah satu tokoh sentral yang hadir dan memberikan pernyataan penting adalah Haji Ibrahim SH.MH, yang akrab disapa Haji Bram. Ia dikenal sebagai tokoh Betawi tulen dan pengurus pusat FBR yang selama ini konsisten memperjuangkan eksistensi budaya Betawi di tengah derasnya arus modernisasi.

Milad ke-24 FBR tahun ini bukan sekadar perayaan, tapi menjadi momen refleksi dan deklarasi komitmen. Tema ini kita angkat sebagai pesan bahwa budaya Betawi tidak eksklusif hanya milik Jakarta, tetapi bagian tak terpisahkan dari jantung budaya Indonesia,” ujar Haji Bram dalam wawancara dengan media.

Sejak berdiri pada 29 Juli 2001, FBR telah tumbuh menjadi simpul penting dalam pelestarian budaya lokal, pembinaan generasi muda, dan penguatan karakter bangsa. Tak hanya aktif di Jabodetabek, FBR juga telah menjangkau daerah-daerah luar Jawa bahkan luar negeri, menyuarakan nilai-nilai luhur Betawi seperti toleransi, sopan santun, dan solidaritas.

Betawi itu bukan cuma ondel-ondel, lenong, atau kerak telor. Betawi adalah semangat keberagaman, semangat hidup berdampingan, dan semangat menjaga martabat bangsa. Itulah yang ingin FBR terus hidupkan dan wariskan,” tambahnya.

Memperkuat Ketahanan Budaya Lewat Akar Tradisi

FBR dikenal tak hanya lewat aksi sosial dan bela warga, tetapi juga lewat program-program budaya dan kegiatan kemasyarakatan. Di usia ke-24 ini, FBR terus mendorong revitalisasi budaya Betawi melalui pendidikan adat, pembinaan pemuda, serta sinergi dengan lembaga kebudayaan nasional. Selama lebih dari dua dekade, FBR membuktikan diri sebagai gerakan sosial yang berakar kuat dalam tradisi.

Baca Juga  PWNU Jakarta Dorong Penguatan Pendidikan Karakter untuk Hadapi Tantangan Kota Global

*Mengajak Bersinergi untuk Keutuhan Indonesia*

Haji Bram mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak memandang budaya sebagai peninggalan masa lalu semata, melainkan sebagai kekuatan strategis dalam merawat masa depan Indonesia.

FBR bukan anti kemajuan. Tapi kemajuan tanpa akar adalah angin lalu. Kita ingin generasi muda tetap maju, tapi juga paham siapa dirinya, tahu dari mana asalnya. Karena dari situlah kekuatan sejati Indonesia berasal,” ucap Haji Bram penuh semangat.

Ajang Konsolidasi dan Cinta Tanah Air

Perayaan Milad ke-24 ini juga menjadi momentum konsolidasi antar pengurus dan anggota FBR dari seluruh tingkatan. Rangkaian acara meliputi kirab budaya, tabligh akbar, santunan anak yatim, dialog kebangsaan, serta parade seni Betawi seperti atraksi silat, palang pintu, dan musik gambang kromong. Acara puncak digelar pada 3 Agustus 2025 di Kota Tangerang.

Dari Akar Betawi untuk Indonesia Raya

Dengan usia yang semakin matang, FBR terus melanjutkan kiprahnya sebagai ormas yang bukan hanya membela warga Betawi, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga ketahanan sosial dan budaya nasional.

Betawi itu bukan cuma bagian dari Jakarta. Betawi adalah bagian dari jantung Nusantara. Dan dari Betawi, kita titipkan semangat cinta tanah air ke seluruh penjuru negeri, tegas Haji Bram.

Ribuan Peserta Meriahkan Panggung Budaya

Tahun ini, Kota Tangerang didapuk sebagai tuan rumah Milad ke-24 FBR. Ketua panitia pelaksana, H. Minarto, menyampaikan bahwa acara besar ini melibatkan sepuluh koordinator wilayah (korwil) FBR se-Jabodetabek, dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai sepuluh ribu orang.

Sejak pagi, perayaan berlangsung meriah dengan agenda tahlil, tahmid, marhaban, hingga pentas budaya Betawi. Doa bersama membuka acara pukul 08.00 WIB, diikuti pertunjukan tradisi seperti Tari Lenggang Cisadane dan marhaban. Para tamu VIP disambut dengan pengawalan seni budaya, melibatkan barongsai dan Abang None yang mengalungkan bunga sebagai penghormatan.

Baca Juga  Fenomena Gerhana Bulan Total, Pesan Spiritual dari Langit untuk Manusia

Para tamu VIP yang hadir antara lain Anggota DPR RI Rano Alfath, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin, Pimpinan DPRD, dan sejumlah pejabat lainnya,” ungkap H. Minarto.

Ia menambahkan, penunjukan Kota Tangerang sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan bergilir antar wilayah. Tahun ini giliran Kota Tangerang. Kami merasa terhormat dipercaya oleh pusat untuk menggelar Milad ke-24, ujarnya.

Salam Rempug !

red : Ki Ageng Sambung Bhadra Nusantara