Kunjungan Tim BPKP dan Dinas Terkait ke PRIMKOPTI Jakarta Timur: Dorong Peningkatan Kualitas Produksi Tahu Tempe dan Penguatan Tata Kelola UMKM

Kunjungan Tim BPKP dan Dinas Terkait ke PRIMKOPTI Jakarta Timur: Dorong Peningkatan Kualitas Produksi Tahu Tempe dan Penguatan Tata Kelola UMKM

 

Jakarta Timur, 15 Juli 2025, TKBM News— Dalam upaya memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap koperasi dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Tim dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Kantor Primer Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (PRIMKOPTI) Jakarta Timur. Kunjungan ini dilanjutkan dengan survei langsung ke dua sentra produksi, yakni pabrik tempe milik Pak Munawir yang berlokasi di kawasan Cipinang – Pulogadung, Jakarta Timur dan pabrik tahu milik Pak Rahmat di Gang Jeruk, Utan Kayu – Matraman, Jakarta Timur.

 

Rombongan yang terdiri dari sekitar 14 orang tersebut tidak hanya berasal dari BPKP, tetapi juga didampingi oleh Tim dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DKI Jakarta serta Tim dari Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur. Kehadiran mereka disambut langsung oleh ketua pengurus PRIMKOPTI Jakarta Timur, bersama Bendahara Koperasi, Bapak Zaeni, yang turut mendampingi jalannya survei lapangan.

Dalam pernyataannya, Suko Widodo, perwakilan dari BPKP Provinsi DKI Jakarta, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi tata kelola keamanan pangan pada sektor produksi tahu dan tempe yang menjadi konsumsi utama masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga standar kualitas dan higienitas produk olahan kedelai tersebut, terutama yang dihasilkan oleh koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. “Kami berharap dari hasil kunjungan dan survei ini akan muncul program sinergi yang mampu meningkatkan mutu produksi anggota koperasi, proses produksi, maupun kemasan,” jelasnya.

Sementara itu, Suyanto selaku Ketua PRIMKOPTI Jakarta Timur dan juga Penasehat Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (GAKOPTINDO), menyambut baik inisiatif ini dan menilai kunjungan tersebut sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi dan membina koperasi serta UMKM. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara PRIMKOPTI Jakarta Timur dengan instansi pemerintah sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan ketersediaan dan stok bahan baku kedelai, peningkatan daya saing produk, dan pemenuhan standar keamanan pangan.

Baca Juga  Paragliding Experience Of Thomas

“Gerakan koperasi, khususnya koperasi produsen seperti PRIMKOPTI Jakarta Timur, tidak bisa berdiri sendiri. Butuh peran aktif dari pemerintah dalam bentuk pembinaan, edukasi, serta penyediaan solusi terhadap berbagai kendala produksi. Ini bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketahanan pangan dan memberdayakan ekonomi rakyat,” ujar Suyanto.

Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mengingat industri tahu dan tempe adalah sektor strategis yang menyerap banyak tenaga kerja serta menjadi konsumsi harian makanan bergizi bagi masyarakat Indonesia. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pengawasan, dan koperasi produsen diyakini akan menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.

PRIMKOPTI Jakarta Timur sendiri merupakan bagian dari jaringan koperasi produsen yang tergabung dalam GAKOPTINDO. Koperasi ini aktif dalam mendistribusikan bahan baku kedelai kepada anggotanya sekaligus mendampingi proses produksi tahu dan tempe, termasuk dalam hal pengelolaan manajemen dan penguatan kapasitas anggota.

Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan makanan, maka langkah evaluasi seperti ini menjadi sangat penting. Pemerintah diharapkan tidak hanya melakukan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi fasilitator dalam membantu koperasi dan UMKM naik kelas, baik dari sisi teknologi, manajemen usaha, maupun jaringan pemasaran.

Di akhir kegiatan, tim BPKP memberi kesempatan untuk sesi tanya jawab dan penyerapan aspirasi langsung dari para pengrajin tempe dan tahu yang di kunjungi, harapannya menjadi masukan berharga dalam merancang kebijakan dan program pembinaan koperasi produsen ke depan.

Koperasi Jaya, Rakyat Sejahtera

 

By : Ki Ageng Sambung Bhadra Nusantara