SP TKBM Indonesia Inisiasi Program Sertifikasi K3 dan Safety Drive Ke Presiden

SP TKBM Indonesia Inisiasi Program Sertifikasi K3 dan Safety Drive Ke Presiden

 

SP TKBM Indonesia dalam.3 tahun terakhir terus melakukan kajian intensif dan mendalam dalam kebermanfaatan program jaminan sosial ketenagakerjaan dari beberapa program yang selama ini di ikuti rata2 peserta buruh pelabuhan mengikuti seluruh program kepesertaan dan hanya beberapa saja yang tidak dapat mengikuti program JHT karena telah masuk usia yang melewati batas usia tanggungan padahal merupakan pekerja harian lepas dimana mestinya tetap bisa mengikuti program tersebut.

menurut Subhan Hadil, selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, kepesertaan buruh pelabuhan se indonesia perlu mendapat atensi khusus dari Presiden , DPR , Dewan Janinan Sosial Nasional maupun pemangku kebijakan agar efektifitas pekerja dalam mengikuti dan.membayar iuran lebih banyak manfaat bagi peserta bukan hanya bagi badan pelaksana yang mengumpilkan dan pengelolah dana pekerja .

SP TKBM Indonesia dalam 3 tahun terakhir secara intens berupaya meakikan komunikasi dukungan ke berbagai pihak agar buruh pelabuhan mendapat kan nilai tambah yang sangat bermanfaat bagi pekerja pelabuhan terutama dalam peningkatan skill dan preventif berstandar internasional.
lanjut Subhan, kajian dan komunikasi intensif dalam mendapat dukungan peningkatan skill pekerja pelabuhan melalui Sertifikasi K3 dan Safety Drive diantaranya didapat dari DPP APBMI, Menteri perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan, STaff Khusus Presiden, dan berbagai pihak di pelabuhan maupun dari luar pelabuhan.
sejalan dengan upaya peningkatan skill melalui sertifikasi K3 diamtaran dukungan prioritas program kementrian ketenagakerjaam.terkait K3. pada 2024 -2029.
SP TKBM Indonesia berupaya agar dapat terlaksana dengan mendorong kerjasama program dgnpihak terkait diantaranya BP Jamsostek Namum hingga kini belum dapat terealisasi.sebagaimana harapan agar dilakukan pilot project K3 dan safety Drive baginburih pelabuhan dinjakarta sesuai anjuran menteri perhubungan pada pertemuan dengan.Ketua umum SP.TKBM Indonesia.

Baca Juga  Peningkatan Skill Buruh Pelabuhan Melalui Pelatihan Sertifikasi Berstandar Internasional

disi.lain atas dasar kajian internal PP SP TKBM INDOESIA telah mendirikan lembaga resmi berlegalitas yaitu Badan Diklat TKBM Indonesia guna mempercepat proses sertifikasi dan dalam kerjasama Mengembangkan program pencegahan bagi peserta BP Jamsostek, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi risiko kecelakaan serta penyakit akibat kerja.

beberapa ide dasar untuk program pencegahan yang bisa diterapkan dan bermanfaat bagi peserta maupun bpmjamsostek yaitu :

1. Pelatihan Keselamatan Kerja:
– Pelatihan rutin tentang keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
– Workshop dan seminar mengenai teknik kerja yang aman dan ergonomi di tempat kerja.

2. Pemeriksaan Kesehatan Berkala:
– Program pemeriksaan kesehatan rutin untuk mendeteksi dini penyakit akibat kerja.
– Kampanye kesehatan seperti vaksinasi, pemeriksaan tekanan darah, dan pemeriksaan mata.

3. Audit dan Inspeksi Keselamatan kerja:
– Inspeksi rutin di tempat kerja untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan.
– Audit keselamatan kerja untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan memberikan rekomendasi perbaikan.

4.Kampanye Kesadaran Kesehatan:
– Kampanye kesehatan mental untuk mengurangi stres dan mendorong keseimbangan kehidupan kerja.
– Program pencegahan penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi melalui edukasi gizi dan gaya hidup sehat.

5. Konseling dan Dukungan Psikologis:
– Penyediaan layanan konseling untuk pekerja yang mengalami stres, depresi, atau masalah kesehatan mental lainnya.
– Pelatihan manajemen stres untuk membantu pekerja mengelola tekanan pekerjaan.

6. Program Kebugaran dan Kesejahteraan:
– Promosi gaya hidup aktif dengan menyediakan fasilitas olahraga atau program kebugaran.
– Edukasi mengenai pentingnya istirahat yang cukup dan pola makan sehat.

7. Teknologi dan Inovasi:
– Penggunaan teknologi untuk memantau dan menganalisis data kesehatan pekerja.
– Penerapan sistem keselamatan berbasis teknologi seperti sensor dan aplikasi untuk memantau risiko di tempat kerja.

Baca Juga  Ketua Yayasan Rempah Pangan Indonesia Serahkan Buku Edukasi Pentingnya Konsumsi Sayuran kepada Wapres RI Gibran Rakabuming Raka di Pulau Pramuka

Implementasi program pencegahan yang efektif tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga dapat mengurangi biaya pertanggungan yang selama ini cukup besar terkait dengan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta meningkatkan produktivitas dan moral kerja..
Subhan mengingatkan bahwa dana pekerja buruh pelabuhan yang mencapai 40-60 ribu peserta iuran aktif cukup besar jika sedikit saja dapat kembali bermanfaat bagi buruh sangat disayangkan jika program tdk terespon dengan baik oleh presiden selaku pimpinan negara yang membawahi langsung BP Jamsostek. disampaikan juga harapan kembali nya manfaat dana pekerja dari hasil.iuran yang dikembangkan oleh bpmjamsostek untuk buruh pelabuhan dan pekerja pelabuhan Se Indonesia tutupnya